Cek HP Asli atau Palsu Refurbish Biar Gak Kena Tipu

cek hp refurbish

Apakah kamu berencana membeli smartphone, baik baru maupun bekas? Di pasaran saat ini, tidak jarang kita menemukan ponsel refurbish atau rekondisi yang di jual dengan harga miring. Meskipun tampilannya mungkin sangat mirip dengan unit original, perbedaan internalnya bisa sangat signifikan dan merugikan. Ponsel refurbish seringkali memiliki spesifikasi internal yang tidak sesuai dengan klaim, seperti kapasitas RAM atau penyimpanan yang jauh lebih kecil dari yang seharusnya.

Cara Cek HP Asli atau Palsu Refurbish

Ikuti langkah-langkah di bawah ini sebagai langkah antisipasi untuk melakukan pengecekan apakah HP yang kamu gunakan merupakan perangkat asli, refurbish, atau pernah mengalami penggantian komponen

Langkah 1: Mendapatkan Nomor IMEI Melalui Dial Pad

Nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah identitas unik untuk setiap perangkat mobile. Ini adalah langkah pertama dan paling fundamental untuk memverifikasi keaslian HPmu.

  1. Buka Aplikasi Panggilan (Dialer) Pada HP , buka aplikasi telepon atau panggilan seperti saat kamu ingin menelepon.
  2. Ketik Kode Rahasia: Masukkan kode *#06# pada dial pad. Kamu tidak perlu menekan tombol panggil setelahnya; nomor IMEI biasanya akan langsung muncul secara otomatis.

    Penting: Biasanya, dua nomor IMEI akan muncul di layarmu. Catat kedua nomor IMEI ini dengan teliti. Cocokkan nomor tersebut dengan IMEI yang tertera pada kardus atau stiker HP. Jika keduanya sama, itu pertanda baik. Namun, jika berbeda, sebaiknya lakukan pengecekan lebih lanjut sebelum yakin dengan keaslian perangkat

    Langkah 2: Memverifikasi Keaslian HP Melalui Situs Cek Garansi Resmi Merek

    Setelah mendapatkan nomor IMEI, langkah selanjutnya adalah memverifikasinya melalui situs web resmi penyedia garansi merek HPmu. di sini kami memberikan contoh menggunakan Smartphone dengan merk Redmi

    1. Buka Google Chrome: Buka aplikasi browser Google Chrome di HPmu.
    2. Cari Situs Cek Garansi: Di kolom pencarian atau bilah alamat, ketikkan ‘cek garansi [merek HP Kamu]‘. Misalnya, jika kamu menggunakan HP Redmi, ketik ‘cek garansi Redmi‘.
    3. Pilih Situs Resmi: Cari dan klik pada tautan yang mengarah ke situs web resmi merek tersebut (contoh: https://www.mi.com/global/verify/#/en/tab/imei atau yang serupa).
    4. Masukkan Nomor IMEI: Pada halaman pengecekan garansi / imei, kamu akan diminta untuk memasukkan nomor IMEI. Masukkan salah satu nomor IMEI yang telah kamu catat (biasanya IMEI 1).
    5. Cek Hasil: Tunggu prosesnya hingga muncul informasi mengenai HPmu. Jika HP yang kamu miliki asli, sistem akan menampilkan model HP yang sesuai (misalnya, Redmi) beserta informasi lainnya.

    Catatan: Jika informasi yang muncul tidak sesuai dengan model HP yang kamu miliki atau tidak ditemukan, ini bisa menjadi indikasi kuat bahwa HP tersebut palsu atau refurbish.

    Langkah 3: Memverifikasi Keaslian HP Melalui Situs IMEI.info

      Sebagai alternatif atau konfirmasi tambahan, Kamu juga bisa menggunakan situs web independen seperti imei.info untuk memverifikasi detail perangkatmu.

      1. Buka Google Chrome: Kembali buka browser Google Chrome.
      2. Kunjungi IMEI.info: Di bilah alamat, ketik ‘imei.info‘ dan tekan enter.
      3. Masukkan Nomor IMEI: Pada kolom pencarian yang tersedia di situs imei.info, masukkan kembali nomor IMEI 1 yang telah kamu catat.
      4. Klik ‘Cek IMEI’: Tekan tombol untuk melakukan pengecekan.
      5. Cek Hasil: Situs akan menampilkan detail seri HPmu, seperti model (contoh: ‘Redmi Note 13 Pro’). Pastikan informasi ini cocok dengan model HP yang kamu miliki atau yang diiklankan.

      Langkah 4: Mengecek Detail Spesifikasi Hardware Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

      Metode terakhir ini sangat efektif untuk mendeteksi refurbish yang mencoba menyamarkan spesifikasi hardware palsu. Ponsel refurbish seringkali memiliki spesifikasi (RAM, penyimpanan) yang dikurangi dari klaim aslinya.

      1. Unduh Aplikasi DevCheck Device & System Info:
        • Buka Google Play Store di HP.
        • Di kolom pencarian, ketik ‘DevCheck Device & System Info‘.
      1. Buka Aplikasi: Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi DevCheck.
      2. Periksa Informasi Hardware: Aplikasi akan secara otomatis menampilkan berbagai informasi detail mengenai HP yang kamu miliki, termasuk:
        • RAM: Kapasitas RAM yang sebenarnya (contoh: ‘6 GB’).
        • Penyimpanan Internal: Ukuran memori internal yang sebenarnya (contoh: ‘128 GB’).
        • Model dan Manufaktur: Nama model dan produsen HP.Versi Android: Versi sistem operasi Android yang digunakan.Informasi CPU/Chipset: Detail mengenai prosesor (contoh:’MediaTek’).
        • Sensor dan Hardware Lainnya: Informasi tentang berbagai komponen hardware lain.

      Waspada! Deteksi HP Refurbish:
      Ini adalah titik krusial. Bandingkan informasi yang ditampilkan oleh aplikasi DevCheck dengan spesifikasi yang diiklankan atau yang seharusnya dimiliki oleh model HP tersebut.

      • Contoh Penyimpanan: Jika HP diiklankan memiliki 128 GB penyimpanan, tetapi DevCheck menunjukkan 64 GB, 32 GB, atau bahkan 16 GB, ini adalah tanda jelas bahwa HP tersebut adalah refurbish atau tidak original.
      • Contoh RAM: Begitu pula dengan RAM. Jika seharusnya 6 GB, namun DevCheck hanya menampilkan 4 GB, 2 GB, atau 3 GB, Kamu sedang melihat perangkat yang spesifikasinya sudah diubah atau direkondisi.

      Penutup

      Membedakan HP asli atau palsu/refurbish tidak lagi menjadi misteri. Dengan mengikuti panduan langkah-demi-langkah cara cek HP palsu atau refurbish, Kamu kini memiliki alat yang ampuh untuk mengecek keaslian perangkat mobilemu. Mulai dari verifikasi IMEI hingga pemeriksaan hardware mendalam menggunakan aplikasi pihak ketiga, setiap metode memberikan lapisan perlindungan agar kamu tidak tertipu.

      Exit mobile version